5 Alasan Utama Perusahaan Perlu Tingkatkan Software Payroll

Perkembangan teknologi mendorong perusahaan untuk tetap up to date dengan software HR terutama dalam proses penggajian. Selain untuk menggantikan sistem lama yang tidak kompatibel, hal ini juga bertujuan agar perusahaan tetap relevan di tengah persaingan industri. Berikut ini penjelasan mengapa perusahaan perlu mengubah software HR mereka dengan yang baru.

Definisi Software HR Payroll‍‍

Software HR Payroll adalah aplikasi yang mengelola, mengatur, dan mengotomasi pembayaran karyawan. Software HR juga dapat melacak data penggajian, memungkinkan manajemen untuk memantau waktu dan kehadiran, informasi pajak, dan struktur pembayaran.

Perkembangan market software payroll global diproyeksi akan meningkat lebih dari 9% selama periode 2022-2026. Menurut Vantage Market Research, peningkatan ini didorong oleh penggunaan cloud dan seluler, otomatisasi proses SDM, dan ketersediaan solusi yang komprehensif dan fleksibel. Tidak bisa disangkal bahwa teknologi mempengaruhi perusahaan dalam mengelola bisnis, tanpa terkecuali pada manajemen Sumber Daya Manusia atau Human Resources Management. Semakin berkembangnya teknologi, sistem yang digunakan dalam melacak data karyawan, rekrutmen, serta pengelolaan penggajian dan tunjangan juga harus mengikuti perkembangan teknologi.

‍Kebanyakan perusahaan memperbarui software penggajian mereka karena tidak ingin ada gangguan pada sistem lama. Selain itu melakukan update software penggajian juga dapat memenuhi kebutuhan bisnis di era digital, agar bisa bersaing di lingkungan bisnis modern. Ada banyak alasan lain yang membuat perusahaan menganggap pembaruan software penggajian menjadi keharusan. Penjelasan selengkapnya akan dibahas berikut ini.

5 Alasan Utama Perlunya Update Software HR Payroll

Alasan perusahaan perlu meningkatkan software payroll HR

1. Menjaga Daya Saing Perusahaan

Software payroll yang baik adalah software payroll yang dapat mendukung skalabilitas perusahaan. Karena seiring berjalannya waktu, tren dunia kerja akan berkembang dan undang-undang ketenagakerjaan mengalami perubahan. Maka, software yang dapat di upgrade otomatis seiring pertumbuhan bisnis merupakan investasi yang baik. Karena untuk bisa mempertahankan daya saing, perusahaan perlu mengimplementasi perangkat yang tepat untuk mendukung operasional. 

2. Fitur Sistem Lama Tidak Lagi Kompatibel

Menurut Bersin by Deloitte, hampir 50% perusahaan menggunakan sistem payroll yang berusia lebih dari 7 tahun. Hal ini terjadi karena perusahaan berinvestasi untuk sebuah sistem saat pertama kali memulai bisnis, namun tidak pernah lagi meng-update sistemnya ketika perusahaan mulai berkembang. Akhirnya sistem seringkali tidak memadai untuk mengelola penggajian karyawan di masa sekarang. Karena sistem payroll yang Anda gunakan untuk mengelola tim yang terdiri dari 10 karyawan mungkin tidak kompatibel untuk perusahaan dengan 100 atau 1000 karyawan. Peningkatan sistem payroll dengan solusi terbaru dapat membuat perusahaan Anda lebih relevan dengan zaman, dan membuat prosedur payroll lebih akurat, efisien, dan nyaman digunakan.

3. Tidak Terintegrasi dengan Sistem HR Lainnya

Agar penggunaan software HR lebih optimal, software payroll diharapkan dapat berintegrasi dengan sistem bisnis lainnya. Termasuk dalam hal ini adalah sistem pembayaran dan laporan penggajian, absensi karyawan, dan sistem penggajian di perusahaan. Jika software HR Anda tidak mudah terintegrasi dengan perangkat atau sistem lainnya, hal ini dapat menghambat HR dalam menjalankan peranan strategis.

4. Tampilan Sistem Rumit dan Sulit Digunakan

Software payroll akan digunakan banyak karyawan, mulai dari staf hingga manajer. Maka pengalaman pengguna merupakan hal penting yang perlu diperhatikan. Software payroll dengan interface atau tampilan yang menarik dan simpel tentu lebih nyaman digunakan. Selain itu, daripada menggunakan banyak sistem yang terpisah, akan lebih baik jika mencari software payroll yang menggabungkan sejumlah aplikasi dalam satu paket lengkap. Sehingga karyawan tidak perlu terus-menerus berpindah dari satu program ke program yang memakan waktu produktif mereka.

5. Laporan yang Disediakan Terbatas

Anda harus bisa mengakses dan menganalisis metrik HR untuk membuat keputusan berdasarkan data. Namun, terkadang sistem HR konvensional menyediakan laporan dan data analitik yang terbatas, atau masih harus dihasilkan secara manual. Akibatnya, Anda mungkin tidak memiliki semua data yang dibutuhkan untuk membuat keputusan yang tepat terkait pengelolaan karyawan. Meng-update sistem HR lama dengan software payroll berbasis cloud memungkinkan Anda untuk menghasilkan laporan secara otomatis sesuai kebutuhan.

Bagaimana Cara Meningkatkan Sistem Payroll

Meningkatkan sistem HR adalah bagian penting dalam mengelola tenaga kerja dan memastikan bahwa karyawan Anda memiliki perangkat yang tepat dan akurat untuk mendukung produktivitas kerja. 

Agar dapat memilih software payroll yang terbaik, Anda perlu mengetahui kebutuhan perusahaan Anda. Hal ini dapat dilakukan dengan mengevaluasi jumlah tenaga kerja, jenis karyawan yang dimiliki, dan tugas HR yang perlu Anda kelola dan automasi. Jika sudah memiliki pemahaman yang jelas tentang kebutuhan perusahaan, Anda dapat mulai mencari software payroll yang mampu memenuhi kebutuhan tersebut.

Dalam memilih software payroll terbaik, Anda perlu mempertimbangkan CATAPA sebagai solusi pintar penggajian Anda. CATAPA akan memudahkan proses perhitungan gaji dan komponennya secara otomatis dan akurat. Dengan mengikuti tips ini, Anda dapat memastikan bahwa software payroll Anda sesuai dengan aturan pemerintah dan memenuhi kebutuhan perusahaan Anda. Anda dapat mendaftarkan perusahaan Anda di CATAPA di sini!

CATAPA © 2021. All Rights Reserved