Manajemen Bisnis: Pengertian, Fungsi, dan Komponennya

Manajemen bisnis merupakan upaya mengelola semua aspek untuk mencapai tujuan bisnis secara efektif dan efisien. Berikut penjelasannya!

Daftar Isi
Ditulis oleh
Salma Nurshafa
·
April 26, 2024
· Waktu baca
5
menit
Manajemen Bisnis: Pengertian, Fungsi, dan Komponennya

Dalam dunia usaha, manajemen bisnis adalah istilah yang umum didengar. Untuk membangun dan mengembangkan bisnis yang sukses, membutuhkan pemahaman yang mendalam tentang manajemen bisnis. 

Manajemen bisnis merupakan sebuah upaya mengelola semua aspek bisnis untuk mencapai tujuan bisnis secara efektif dan efisien. 

Pada artikel ini kita akan membahas secara lengkap mengenai manajemen bisnis, termasuk fungsi dan komponen-komponennya. 

Pengertian Manajemen Bisnis

Manajemen bisnis adalah suatu proses yang melibatkan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian sumber daya untuk mencapai tujuan bisnis yang telah ditetapkan. Tujuan ini dapat berupa keuntungan finansial, peningkatan pangsa pasar, atau peningkatan kepuasan pelanggan.

Fungsi Utama Manajemen Bisnis

Fungsi manajemen bisnis merupakan pilar penting dalam mencapai tujuan bisnis yang telah ditetapkan. Keempat fungsi ini, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian, saling berkaitan satu sama lain. Berikut penjelasannya:

1. Perencanaan (Planning)

Perencanaan adalah pondasi bagi manajemen bisnis. Dalam tahap ini, biasanya dilakukan penetapan visi, misi, tujuan, dan strategi bisnis yang jelas dan terukur. Visi dan misi merupakan gambaran besar tentang apa yang ingin dicapai oleh bisnis, sedangkan tujuan dan strategi merupakan langkah-langkah konkret untuk mewujudkannya.

Perencanaan terdiri dari beberapa tahapan, berikut contoh tahapannya:

  • Analisis situasi: Melakukan analisis internal dan eksternal perusahaan untuk memahami kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi.
  • Penetapan tujuan: Menetapkan tujuan bisnis yang SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, and Time-bound).
  • Pengembangan strategi: Mengembangkan strategi untuk mencapai tujuan bisnis yang telah ditetapkan. Strategi ini dapat mencakup strategi pemasaran, strategi keuangan, strategi operasi, dan strategi SDM.
  • Penyusunan rencana aksi: Menyusun rencana aksi yang detail dan terukur untuk mengimplementasikan strategi bisnis

2. Pengorganisasian (Organizing)

Pengorganisasian adalah proses mengatur sumber daya yang efektif dan efisien untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Dalam tahap ini, dilakukan penyusunan struktur organisasi, pembagian tugas dan tanggung jawab, penetapan alur komunikasi, dan alokasi sumber daya dengan tepat.

Agar proses pengorganisasian berjalan dengan lancar, perusahaan perlu merancang struktur organisasi yang sesuai dengan kebutuhan dan skala bisnis. Selain itu, pastikan pembagian tugas dan tanggung jawab telah disesuaikan dengan kemampuan dan pengalaman karyawan.

3. Pengarahan (Directing)

Pengarahan adalah proses memberikan motivasi, arahan, dan kepemimpinan kepada karyawan untuk menyelesaikan pekerjaan mereka dengan baik. 

Berikut poin penting yang harus pemimpin atau manajer lakukan pada tahap pengarahan:

  1. Melakukan komunikasi yang efektif dengan karyawan untuk menyampaikan visi, misi, tujuan, dan strategi bisnis.
  2. Memberikan motivasi kepada karyawan untuk bekerja dengan semangat dan dedikasi tinggi.
  3. Melakukan pembinaan dan pengembangan keterampilan karyawan untuk meningkatkan kinerja mereka.
  4. Memberikan arahan yang jelas dan konkret kepada karyawan tentang tugas dan tanggung jawab mereka.

4. Pengendalian (Controlling)

Pengendalian adalah proses memantau kinerja bisnis dan mengambil tindakan korektif jika diperlukan. Tahap pengendalian atau controlling biasanya meliputi pengukuran kinerja, evaluasi hasil, dan penyesuaian strategi jika diperlukan.

Keempat fungsi utama manajemen bisnis merupakan kunci utama untuk mencapai tujuan bisnis yang telah ditetapkan. Dengan menerapkan keempat fungsi ini secara efektif dan efisien, bisnis dapat meningkatkan peluangnya untuk mencapai kesuksesan.

Baca juga: Jenis-Jenis Tenaga Kerja Beserta Contoh dan Penjelasannya

Komponen Penting dalam Manajemen Bisnis

Manajemen bisnis terdiri dari beberapa komponen utama yang juga saling terkait, yaitu:

1. Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM)

Manajemen sumber daya manusia berfokus pada karyawan yang merupakan salah satu aset terpenting dalam sebuah bisnis. Komponen manajemen sumber daya manusia melibatkan beberapa kegiatan seperti rekrutmen, pelatihan, pengembangan, hingga kompensasi karyawan.

Baca juga: Tugas HRD Perusahaan & Tanggung Jawabnya yang Perlu Diketahui

2. Manajemen Strategis

Manajemen strategis mencakup perencanaan dan pengambilan keputusan strategis untuk memastikan keberlanjutan bisnis dalam jangka waktu yang lebih lama. Komponen ini mencakup analisis pasar, identifikasi peluang, dan pengembangan strategi bisnis.

3. Manajemen Keuangan

Manajemen keuangan berkaitan dengan pengelolaan keuangan dalam bisnis, termasuk perencanaan anggaran, akuntansi, dan pengawasan pengeluaran. Tujuan dari manajemen keuangan adalah untuk memastikan stabilitas keuangan dan keberlanjutan bisnis.

4. Manajemen Operasional

Manajemen operasional melibatkan pengelolaan operasional bisnis, termasuk kegiatan seperti produksi, distribusi, dan pengelolaan rantai pasokan.  Tugas manajemen operasional adalah memastikan bahwa produk atau layanan yang ditawarkan kepada pelanggan berkualitas tinggi dan efisien.

5. Manajemen Pemasaran dan Penjualan

Manajemen pemasaran dan penjualan bertanggung jawab untuk mempromosikan produk atau layanan bisnis, menarik pelanggan, dan meningkatkan penjualan. Strategi pemasaran yang efektif dan tim penjualan yang terampil adalah kunci untuk mencapai kesuksesan dalam komponen ini.

Selain 5 komponen diatas, teknologi juga merupakan komponen yang tak kalah penting dalam manajemen bisnis di era modern. Teknologi mencakup penggunaan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam berbagai aspek bisnis.

Tingkatkan Efisiensi Manajemen Sumber Daya Manusia dengan Software HR

Di era digital ini, software HR menjadi tools yang sangat penting untuk meningkatkan efisiensi manajemen sumber daya manusia. Software HR dapat mengubah tugas-tugas HR dari manual menjadi otomatis, seperti dalam proses penggajian (payroll).

Seperti yang kita ketahui, penggajian adalah tugas HR yang berulang-ulang, yang bisa memakan banyak waktu jika masih dilakukan secara manual. Namun, dengan software HR seperti CATAPA, proses penggajian dapat dilakukan secara otomatis, mulai dari perekapan data, perhitungan gaji, PPh 21, BPJS, tunjangan, hingga bonus. Di CATAPA, Anda juga bisa mendapatkan berbagai laporan terkait penggajian, pajak, dan slip gaji secara otomatis.

Tidak hanya itu, software HR juga dapat membantu meminimalkan risiko kesalahan manusia dan meningkatkan produktivitas tim HR di perusahaan.

hubungi kami