Apa itu LLG dan RTGS? Kenali Perbedaaan Layanan Transfer Ini

Dalam layanan transfer bank, terdapat beberapa mekanisme transfer yang dapat digunakan, seperti Lalu Lintas Giro (LLG) dan Real-Time Gross Settlement (RTGS). Apa itu LLG dan RTGS serta perbedaan keduanya? Simak penjelasannya di artikel berikut ini.

Apa itu LLG dan RTGS? Kenali Perbedaaan Layanan Transfer Ini

Bagi pengguna layanan perbankan, mungkin familiar dengan fasilitas LLG dan RTGS. Meskipun sama-sama digunakan untuk transfer uang, keduanya memiliki mekanisme yang berbeda. Sebelum memahami perbedaan antara LLG dan RTGS, ketahui terlebih dahulu pengertian dari masing-masing layanan.

Apa itu LLG?

Lalu Lintas Giro atau LLG adalah metode transfer uang antar bank dengan menggunakan fasilitas kliring. Oleh karena itu, metode LLG juga dikenal sebagai Sistem Kliring Nasional (SKN). Kliring merupakan pemeriksaan bank untuk memastikan saldo pemilik rekening mencukupi untuk proses transfer uang. Dalam proses kliring, uang yang akan ditransfer dikumpulkan terlebih dahulu ke dalam sistem Bank Indonesia (BI) sebelum diteruskan ke rekening penerima.

Apa itu RTGS?

Real Time Gross Settlement atau RTGS adalah metode transfer uang antar bank secara real time, yang artinya uang akan diterima oleh rekening tujuan dalam waktu yang sama pada saat transfer dilakukan. Toleransi waktu dalam metode transfer ini adalah sekitar 4 jam hingga uang sampai pada rekening penerima. RTGS merupakan metode transfer yang sering kita gunakan dalam transaksi keuangan sehari-hari, seperti ATM, mobile banking, atau internet banking.

Perbedaan Layanan Transfer LLG dan RTGS

1. Limit Transfer

Layanan transfer LLG dapat digunakan untuk mengirim uang dengan nominal Rp 10.000 hingga Rp 99.999.999 per hari. Sedangkan layanan transfer RTGS sesuai untuk pengiriman uang dalam jumlah besar, karena batas minimal transfer yang diatur Bank Indonesia adalah sebesar Rp 100.000.001. Untuk batas maksimal transfer bergantung pada kebijakan yang berlaku di masing-masing bank.

2. Durasi Transfer

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, terdapat proses kliring dalam metode transfer LLG, sehingga proses transfer membutuhkan waktu yang relatif lebih lama. Proses transfer LLG membutuhkan waktu 2 - 3 hari kerja. Jika Anda ingin menggunakan metode transfer LLG, Anda perlu memperhatikan hari libur, agar uang dapat diterima rekening tujuan sesuai waktu yang dikehendaki.

Karena proses transfer dilakukan secara real time, maka metode transfer RTGS memiliki waktu proses yang lebih cepat, sekitar 4 jam setelah uang dikirim. Namun Anda perlu memperhatikan jam operasional bank. Jika Anda mengirim uang di atas pukul 15.00, maka uang akan sampai di rekening tujuan pada keesokan harinya. Dan jika transfer uang dilakukan pada akhir bulan, akan ada keterlambatan pengiriman selama 1 hari karena adanya proses tutup buku pada bank.

3. Biaya Transfer

Biaya yang dikenakan untuk proses transfer LLG lebih murah jika dibandingkan dengan metode RTGS, yaitu mulai dari Rp 2.900 hingga Rp 15.000. Karena waktu proses transfer lebih cepat dibanding metode LLG, biaya layanannya pun lebih besar yaitu berkisar antara Rp 25.000 hingga Rp 50.000 tergantung kebijakan bank terkait. 

Biaya layanan pada metode RTGS berbeda sesuai pilihan transaksi Anda. Misalnya pada transfer RTGS di BCA, Anda akan dikenakan biaya layanan sebesar Rp 30.000 jika transaksi dilakukan di kantor cabang. Sementara jika transaksi dilakukan melalui Klik BCA Bisnis, maka biaya layanan yang harus dikeluarkan lebih murah. yaitu sebesar Rp 25.000.

Perbedaan LLG dan RTGS
Perbedaan Layanan Transfer LLG dan RTGS

Demikian perbedaan antara metode transfer LLG dan RTGS yang perlu Anda ketahui sebagai nasabah bank. Dengan mengetahui kelebihan dan kekurangan masing-masing metode transfer tersebut, dapat membantu Anda lebih cermat dalam memilih metode transfer yang sesuai dengan kebutuhan. 

CATAPA © 2022. All Rights Reserved